Tinggalkan komentar

Entrepreneurship adalah mindset seseorang

Entrepreneurship adalah jiwa atau pola pikir (mindset) seseorang maupun organisasi bisnis. Ini merupakan prasarat utama dalam melakukan bisnis apapun, baik barang maupun jasa dalam pengembangan bisnis organisasi. Kehadiran mindset itu selalu diperlukan, karena pola pikir tersebut akan memberikan ketajaman pikir untuk melihat peluang dan keberanian untuk mengambil keputusan, memotivasi diri untuk berkembang.

Seorang entreprenour yang mampu mengorganisir dan mengelola bisnis yang ditekuninya, akan menjadi seorang exlorer, petualang, pencipta, pengelola usaha yang berani mengambil risiko untuk mendapatkan laba.

Entrepreneur is “a person who
organizes and manages a business undertaking, assuming the risk for the sake of the profit.

Kata-kata diatas dipetik dari Michael Gerber, seorang entreprenour yang sukses. Selanjutnya ia menulis “The entrepreneur is our visionary, the creator in each of us. We’re born with that quality and it defines our lives as we respond to what we see, hear, feel, and experience”.

Karena itu para entreprenour dan pelaku UKM akan mendapatkan manfaat pada pertumbuhan usaha, bila ia berani  memanfaatkan tenaga yang ada, berani membuka kesempatan kerja (melakukan inovasi), dan berani mengambil risiko yang sifatnya sedang, serta selalu dilakukan pembelajaran dan evaluasi  kelajakan usaha sebelum ia menjalankannya.

 Seseorang yang akan memulai usaha, setidaknya memiliki tiga prasyarat  yaitu, ia memahami mindset dan perilaku seorang entreprenour, ia memiliki usaha bisnis yang jelas, dan ia tentulah memikirkan tentang permodalan untuk melakukan usahanya itu.

 Entreprenourship adalah sikap mental dan perilaku yang dimiliki oleh seorang entreprenour, sedangkan bisnis usaha yang jelas artinya seorang entreprenour memiliki rencana strategis, perencanaan usaha yang didahului studi kelayakan usaha, sedangkan permodalan adalah sumber dana penggerak usaha apakah dari modal sendiri, keluarga, atau sumber keuangan yang lain seperti perbankan.

 Keberhasilan seorang entreprenour ditentukan oleh 1) adanya peluang usaha melalui penguasaan informasi, 2) memiliki jiwa keentreprenouran, 3) memiliki kepemimpinan bisnis 4) kemampuan administrasi dan manajerial, 5)  kemampuan berkreasi dan berinovasi, 6) kemampuan aliansi, yaitu melakukan kerjasama, mengkombinasi kegiatan yang menghasilkan hasil sinergis  dan   7) sistem usaha dan permodalan yang memadai.

 “Entreprenourship dan kepemimpinan Usaha” – Prof. DR.dr. S. Supriyanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: